Rangkaian paralel merupakan rangkain listrik yang disusun agar mempunyai lebih dari satu atau dua jalur.
Untuk memahami jenis rangkaian listrik paralel lebih jauh, mari kita bahas tuntas mulai dari pengertian, kelebihan, kekurangan, rumus dan cara menerapkan rangkaian listrik paralel dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk metode penyusunan paralel sendiri sebenarnya sangat bervariatif. Anda bisa menyusunnya dengan cara bercabang maupun bertingkat. Dengan begitu, masing-masing hambatan akan memperoleh kuat arus listrik yang berbeda.
Adapun kelebihan dan kekurangan rangkaian paralel adalah sebagai berikut:
1. Kelebihan Rangkaian Paralel
Adapun kelebihan dari rangkaian listrik paralel adalah:
- Pembagian arus yang merata pada setiap bagian.
- Jika satu bagian terputus maka tidak akan mengganggu yang lainnya, sehingga tetap menyala.
- Hemat listrik, karena tidak semua menyala terus.
2. Kekurangan Rangkaian Paralel
Sedangkan kekurangan dari rangkaian listrik paralel adalah:
- Proses instalasi dalam pemasangan lebih ribet.
- Membutuhkan kabel listrik yag lebih banyak.
- Butuh biaya yang lebih mahal.
Sifat-Sifat Rangkaian Listrik Paralel
Setelah mendapatkan pemahaman mengenai definisi terkait rangkaian listrik paralel. Sudah pasti setiap individu mampu menyampaikan gambaran umum tentang topik tersebut.
1. Mempunyai Arus Listrik yang Lebih Besar
Sebagian besar komponen listrik yang dirangkai menggunakan rangkaian paralel akan menyebabkan hambatan total lebih kecil. Hal ini mengakibatkan arus keseluruhan menjadi cukup besar.
Nah, inilah penyebab banyaknya nominal (angka) pengeluaran atau pemanfataan daya listrik.
Disisi lain, itu bisa diartikan menjadi hambatan keseluruhan atau total dari setiap rangkaian paralel lebih kecil. Hal ini dapat dibandingkan dengan komponen terkecil di dalam kumpulan tersebut.
Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa perolehan arus listrik cukup besar.
2. Mampu Tetap Menyala Meskipun Salah Satu Aliran Terputus
Sifat atau karakteristik rangkaian listrik paralel kedua, yaitu mampu tetap menyala meskipun salah satu aliran terputus.
Hal ini berbanding terbalik dengan milik kumpulan seri yang mana komponennya akan mati secara total. Apabila terjadi korsleting listrik atau putusnya arus di beberapa poin tertentu.
Sedangkan, rangkaian listrik paralel bisa tetap menyala meskipun salah satu alirannya terputus. Hal ini disebabkan oleh adanya beberapa kabel penghubung. Serta, penyusunan dari setiap komponennya bercabang bukan sejajar sehingga bisa menghindari pemadaman secara total.
3. Setiap Cabangnya Merupakan Rangkaian Individu
Sifat rangkaian listrik paralel berikutnya, yakni setiap cabangnya merupakan rangkaian individu.
Maksudnya adalah setiap arus cabang dari kumpulan ini terpisah. Dalam artian, tidak harus menggunakan media hantaran yang sama.