Pengertian Medan Elektromagnetik – Tanpa kita sadari didalam sekitar lingkungan kita, terutama peralatan rumah tangga kita banyak barang-barang yang mengandung medan elektromagnetik. Medan elektromagnetik sering kali disebut dengan medan EM, yang dihasilkan ketika partikel bermuatan, seperti elektron yang dipercepat.
Jadi, medan elektromagnetik yaitu semua partikel yang bermuatan listrik dan dikelilingi oleh medan listrik pula. Partikel yang bermuatan dan bergerak menghasilkan medan magnet. Ketika kecepatan perubahan partikel bermuatan makan medan elektromagnetik diproduksi.
Pertamakali bidang elektromagnetik ditemukan pada abad ke 19, ketika fisikawan menyadari bahwa busur listrik (percikan api) dapat direproduksi dari kejauhan dan tanpa menghubungkan kabel diantara keduanya.
Hal ini membuat ilmuan percaya bahwa ada kemungkinan bisa berkomunikasi jarak jauh tanpa menggunakan kabel. Pemancar radio yang pertamakali memanfaatkan busur listrik ini dan penerima yang terkait adalah sebagai menarik untuk orang-orang pada awal abad ke-20 sebagai internet pada saat ini. Ini adalah awal dari yang biasa kita sebut nirkabel komunikasi.
Medan elektromagnetik (ME) biasanya dihasilkan dari arus (alternating AC) dalam konduktor listrik. Frekuensi dari arus dapar berkisar dari satu siklus dalam ribuan tahun pada ekstrim yang rendah ke triliun atau quadrillions siklus per detik (pada suhu yang sangat tinggi).
Unit standar elektromagnetik adalah hertz. Sebuah frekuensi 1000 Hz adalah onekilohertz (kHz). Frekuensi 1000 kHz adalah salah satu megahertz (MHz). Frekuensi 1000 MHz adalah salah satu gigahertz (GHz).
Panjang gelombang elektromagnetik adalah terkait dengan frekuensi. Jika frekuensi F dari gelombang elektromahnetik ditentukan dalam megahertz, dan W panjang gelombang ditentukan dalam meter (m). Maka dalam ruang bebas, keduanya berhubungan melalui rumus w = 300 / f.
Contohnya sebuah sinyal pada 100 MHz yang mmiliki panjang gelombang 3 m, atau sekitar 10 m. Rumus yang sama ini berlaku apabila frekuensi dalam GHz dan panjang gelombang ditentukan dalam milimeter (mm). Dengan demikian, sinyal pada 30 GHz akan memiliki panjang gelombang 10 milimeter atau sedikit kurang dari setengah inchi.
Memang sulit menghitung melalui rumus seperti itu, apalagi bagi orang-orang yang tidak mengetahuinya. Akan lebih mudah jika kita mempunyai alat yang bisa mengukur medan magnet elektromagnetik tersebut. Sekarang sudah ada alat yang berguna untuk mengukur medan elektromagnetik, yaitu Emf Tester. Anda bisa mendapatkannya melalui website Alat Ukur Indonesia.
Bidang energi EM disebut spektrum radiasi elektromagnetik . Dalam teori, ini memanjang dari panjang gelombang panjang untuk panjang gelombang pendek.
Sementara dalam ilmu fisika elektromagnetisme, sebuah medan elektromagnetik adalah sebuah medan terdiri dari gabungan antara dua medan vektor yang berhubungan yaitu : medan listrik dan medan magnet.
Elemen elemen medan elektromagnetik
1.Vektor
Vektor adalah sebuah bilangan yang memiliki nilai dan arah, Vektor memiliki 2 Metode : Diantaranya :
- Metode Grafik
- Metode jajaran Genjang ( = 2 Vektor )
- Metode Poligon ( ≥ 2 Vektor )
- Metode Uraian
- Perkalian Vektor
- Perkalian Vektor Dengan Skalar
- Perkalian Vektor Dengan Vektor
- Dot Product. adalah operasi aljabar yang mengambil dua urutan yang sama-panjang angka (biasanya koordinat vektor ) dan mengembalikan satu nomor.
- Cross Product( Metode Sarrus ). Metode sarrus dapat digunakan untuk mencari determinan matriks berordo sampai dengan 3.
-Hukum Coloum
Hukum coloum adalah gaya yang terjadi pada benda yang memiliki kelebihan muatan baik electron, proton, dan muatan lainnya.
Intensitas medan listrik dalah Kejadian yang terjadi pada sebuah titik yang disebabkan muatan sumber .
Fluks Listrik ( Intensitas ) Adalah bagian garis – garis kuat medan listrik yang menembus sebuah permukaan bidang.
Hukum Gauss dalah jumlah garis – garis medan listrik pada suatu bidang tertutup sama dengan jumlah muatan yang menghasilkan fluks tersebut.
Potensial Listrik Jika kuat medan listrik adalah besaran vector, maka potensial listrik adalah besaran scalar.
Gaya coloum adalah besaran vector, sedangkan energy potensial adalah besaran scalar.
Kapasitansi Adalah ukuran jumlah muatan listrik yang disimpan untuk potensial listrik yang telah ditentukan.
Induktansi Adalah rasio atau perbandingan fluks magnetic lingkup terhadap arus yang menghasilkan fluks tersebut. Komponen ( Induktor ).
Medan Magnet Toroida Yaitu medan magnet yang bekerja pada toroida.
Fluks Magnetik Adalah banyaknya garis medan magnetic. Yang menembus permukaan bidang secara tegak lurus.
GGL ( Gaya Gerak Listrik ) induksi Sebuah kawat berbentuk loop berada didalam medan magnet dan ujung-ujungnya dihubungkan dengan galvanometer seperti pada gambar disamping, ketika kawat digerak-gerakkan dalam medan magnet dengan arah keluar masuk, jarum galvanometer akan menyimpang ke kanan dan ke kiri. Bergeraknya jarum galvanometer menunjukkan adanya arus listrik yang mengalir pada loop tersebut. Gejala ini disebut induksi elektromagnetik. Arus listrik yang dihasilkan dengan cara demikan disebut dengan arus listrik induksi.